Bisnis.com, JAKARTA — Bisnis Muda yang dinaungi oleh Bisnis Indonesia Group kembali mengadakan acara Bisnis Muda Day 2025: Get Your 5upport System. Adapun, pada gelaran Bisnis Muda Day kali ini mendorong generasi muda untuk melek finansial.
Presiden Direktur PT Jurnalindo Aksara Grafika (Penerbit Bisnis Indonesia) Lulu Terianto, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi untuk para anak muda, khususnya generasi Z.
“Jadi kita jangan hanya mengharapkan dari gaji. Kalau bisa kita mulai berinvestasi dari kecil, supaya mendapatkan cuan. Jadi, tabungan Anda itu kalau bisa dilipatgandakan,” ujar Lulu kepada peserta Bisnis Muda Day 2025 pada Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, Bisnis Muda menjadi wadah terbuka bagi siapa pun untuk berbagi ide, berita, dan informasi. Melalui ruang ini, diharapkan masyarakat Indonesia kian melek investasi, cerdas dalam mengelola keuangan, serta melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang mampu menjadi penggerak perekonomian nasional.
Senada, Financial Planner Tania Putri pun membagikan sejumlah tips sederhana untuk mengatur keuangan pribadi dan membangun sumber pendapatan pasif (passive income). Pasalnya, dia mengatakan banyak orang sudah memiliki penghasilan, tetapi belum mampu mengelolanya dengan baik.
Menurut Tania, langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah memiliki penghasilan aktif (active income) yang stabil. Dia mengatakan, seseorang tidak bisa berharap membangun kekayaan tanpa bekerja terlebih dahulu, kecuali jika memang sudah memiliki warisan dalam jumlah besar.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa kesalahan umum generasi muda adalah terburu-buru berinvestasi tanpa menyiapkan fondasi keuangan yang kuat. Banyak yang langsung melompat ke tahap investasi tanpa memperhatikan arus kas (cash flow), pengelolaan kredit, dan dana darurat.
“Yang paling awal, sebelum Anda ngapa-ngapain, Anda harus punya cash flow yang positif. Artinya, uang masuk Anda harus lebih besar dari yang keluar,” ujar Tania.
Selain itu, manajemen utang juga menjadi poin penting dalam menjaga kesehatan finansial. Menurutnya, penting untuk memahami perbedaan antara utang produktif dan konsumtif agar tidak terjebak pada beban cicilan yang memberatkan. Setelah arus kas dan kredit terkendali, barulah menyiapkan dana darurat.
“Kalau masih lajang, minimal dana darurat itu di 6 bulan pengeluaran. Kalau sudah menikah, tambah 3 bulan per anggota keluarga,” jelasnya.
Terakhir, Tania menekankan pentingnya disiplin dalam membangun fondasi finansial sebelum memikirkan investasi atau passive income. Dia pun mengingatkan, setiap orang perlu melakukan financial check-up secara rutin untuk memastikan kondisi keuangan tetap sehat dan terkendali.
Sejumlah anak muda pun tampak antusias mengikuti beberapa kegiatan seru di acara Bisnis Muda Day 2025, di antaranya yakni Pound Fit Bareng Komunitas by Fithub, Workshop Craftpreneur, Talkshow seputar keuangan, wirausaha, hingga work-life balance dalam berkarier.
Tak ketinggalan, sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan makanan dan minuman pun turut dilibatkan dalam acara Bisnis Muda Day 2025.
Berbagai pihak yang turut menyukseskan gelaran Bisnis Muda Day 2025 di antaranya yaitu PT Astra International Tbk. (ASII), PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), dan PT Astra Hondra Motor (AHM).
link
