May 12, 2026
Didorong Jadi Cerdas, Ratusan Petani Sawit di Riau Dapat Pelatihan Manajemen Keuangan

SAWITKU-Ratusan petani kelapa sawit dari berbagai kabupaten di Provinsi Riau kini mendapat bekal keterampilan penting dalam pengelolaan kebun dan keuangan usaha mereka.

Pelatihan ini digelar berkat kolaborasi antara Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, serta IPB Training, sebagai bagian dari program pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan sawit.

Kegiatan berlangsung di Pekanbaru sejak Senin, 20 Mei 2025 dan akan berakhir pada Jumat, 23 Mei 2025.

Program ini menyasar peningkatan kapasitas petani, khususnya dalam hal administrasi usaha dan pengelolaan keuangan kebun secara profesional.

Baca Juga: MS Kaban: Kebun Sawit Harus Bayar “Kontrakan” Rp12 T per Tahun ke Negara

Sebanyak 106 petani dari empat kabupaten di Riau ikut ambil bagian dalam pelatihan ini. Peserta berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (18 orang), Bengkalis (10 orang), Rokan Hilir (51 orang), dan Rokan Hulu (27 orang).

Pelatihan ini dirancang sebagai upaya memperluas akses pengetahuan praktis yang dibutuhkan petani untuk bertahan dan tumbuh dalam industri sawit yang semakin kompetitif.

Dr. Ir. Dwi Rachmina, MSi dari IPB Training menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang menyeluruh, tak hanya mengajarkan teknis pembukuan dan pengelolaan kas, tetapi juga mencakup penyusunan proposal usaha, pengelolaan kredit, hingga pemahaman terhadap mekanisme penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS).

Baca Juga: Walhi : Dominasi TNI dalam Urusan Hutan Bikin Kementerian Kehutanan Kian Tak Relevan

“Kami ingin petani sawit tidak hanya bisa menanam, tetapi juga memahami bagaimana mengelola kebun sebagai sebuah usaha,” ujar Dwi saat membuka acara.

Ia juga menegaskan bahwa pelatihan kali ini secara khusus mengangkat tema manajemen dan administrasi keuangan—bidang yang kerap dianggap sebagai kelemahan di kalangan petani skala kecil.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Riau. Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi S Hut, MT menyebut pelatihan ini sangat strategis.

“Kami ingin melahirkan petani sawit yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga cakap dalam mengelola keuangan dan perencanaan usaha,” ujarnya. Supriadi hadir didampingi oleh Kabid Pengembangan Usaha dan Penyuluhan, Dr Ir Sri Ambar Kusumawati.

Sementara itu, apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi, Sugeng Mulyono, yang turut memberikan sambutan secara daring.

link