SimpulRakyat.co.id, Makassar – Dalam rangka menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Makassar mengadakan workshop dengan tema “UMKM Siaga : Usaha Mikro Kecil Menengah Siap Atur Keuangan dengan Aman”, berlangsung di Rumah Makan Bibi, jalan Sungai Limboto, No 51, Jumat (20/6/2025) lalu.
Workshop ini diselenggarakan oleh tim mahasiswa Program Studi Manajemen yang diketuai oleh Eunike Peter Lim. Kegiatannya fokus pada pemberian pembekalan literasi keuangan bagi pelaku UMKM rumah makan, agar mereka bisa lebih mudah dalam mencatat transaksi harian, memisahkan uang usaha dan pribadi, serta membuat laporan keuangan sederhana.
“Tujuan dari workshop ini adalah meningkatkan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya pengelolaan keuangan yang terstruktur. Banyak pelaku usaha mikro yang masih mencatat secara asal atau bahkan tidak mencatat sama sekali. Padahal, catatan keuangan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan bisnis,” ucap Eunike kepada Wartawan Simpul Rakyat, Senin (30/6/2025).

Berbeda dengan penyuluhan biasa, workshop ini dilakukan langsung di lokasi usaha. Tim mahasiswa melakukan observasi terhadap sistem pencatatan keuangan yang sudah ada, memberikan masukan terkait efisiensi operasional, serta membimbing mitra dalam membuat catatan transaksi yang lebih rapi dan akurat.
Salah satu peserta, pak Marlon selaku pemilik Rumah Makan Bibi, menyatakan bahwa dirinya sangat terbantu dengan ilmu yang diberikan. Ia sebelumnya masih suka mencampurkan uang pribadi dan usaha, tetapi kini mulai belajar untuk lebih disiplin dalam mengatur keuangan usahanya.
“Saya juga mulai membuat catatan mingguan untuk melihat apakah omzet naik atau turun. Ini semua belum pernah saya lakukan sebelumnya,” kata Marlon
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya dana darurat, tips waspada terhadap investasi ilegal, serta rekomendasi aplikasi digital seperti BukuWarung, dan lainnya yang dapat memudahkan pengelolaan keuangan usaha.
Universitas Ciputra Makassar berkomitmen untuk terus menjalankan program serupa di masa depan, dengan fokus pada penguatan kapasitas manajerial dan finansial pelaku UMKM. Harapannya, melalui pendampingan langsung seperti ini, ekosistem kewirausahaan lokal dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan. (*/Nasution).
link
