May 12, 2026
Pemulung Putri Cempa Dibimbing Cara Membuat Laporan Keuangan

SOLO, solo.suaramerdeka.com – Tim 1 Pengabdian Masyarakat BEM Berdampak Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memiliki kepedulian untuk meningkatkan kesejahteraan bagi pemulung Putri Cempa.

Dalam upaya memberikan pendampingan, tim ini menggelar pelatihan strategis mengenai Manajemen Keuangan Keluarga dan Manajemen Keuangan Bisnis UMKM bagi mitra produktif Paguyuban Pemulung Putri Cempa, pada Rabu (17/12).

Kegiatan yang berlangsung di Taman Sehat Putri Cempa ini sebagai bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat yang didanai melalui Program Pengabdian Masyarakat BEM Berdampak Kemendiktisaintek.

Fokus utama pelatihan ini adalah menjawab tantangan ekonomi yang sering dihadapi oleh warga, yaitu kesulitan dalam mengatur arus kas harian dan mencampuradukkan keuangan rumah tangga dengan modal usaha kecil mereka.

Baca Juga: BEM Universitas Aisyiyah Surakarta Gelar Pemberdayaan Masyarakat di Desa Singodutan

Ketua Tim 1 BEM Berdampak UMS, Jody Julian Putra Caesar, mengemukakan literasi keuangan adalah kunci utama agar warga bisa keluar dari jerat kesulitan ekonomi yang berkepanjangan.

“Banyak warga memiliki potensi usaha, namun sering kali keuntungan habis untuk kebutuhan harian karena manajemen keuangan yang tercampur. Melalui pelatihan ini, kami mengedukasi warga tentang cara sederhana mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta pentingnya memisahkan uang modal agar bisnis UMKM mereka bisa terus tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Jody.

Dari sesi manajemen keuangan keluarga, tim memberikan tips mengenai skala prioritas dan menabung meskipun dengan pendapatan yang tidak menentu.

Di moment ini, para peserta diajak mempraktikkan pencatatan sederhana menggunakan buku kas yang dibagikan oleh tim mahasiswa.

Baca Juga: BEM USB Dampingi Pengembangan Kampung Wisata Sewu Kembang

(Sri Hartanto)

Ibu Karni, selaku Ketua Umum Paguyuban Pemulung Putri Cempa, mengapresiasi atas materi yang disampaikan pemateri. Menurutnya, pemahaman seperti ini sangat jarang didapatkan oleh warga di lingkungannya.

“Selama ini kami hanya asal pakai uang saja, apa yang didapat hari ini ya dipakai hari ini. Dengan adanya pelatihan dari mahasiswa UMS ini, kami jadi sadar pentingnya punya catatan keuangan. Harapannya, ibu-ibu yang tinggal di seputar Putri Cempa tidak hanya rajin mencari nafkah, tapi juga pintar mengatur uangnya supaya masa depan keluarga lebih terjamin,” ungkap Ibu Karni.

Sinergi Akademisi dan Masyarakat

Penyelenggaraan kegiatan di Taman Sehat Putri Cempa ini menciptakan suasana yang inklusif dan akrab, sehingga warga merasa nyaman untuk berkonsultasi mengenai masalah keuangan yang mereka hadapi.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para anggota Paguyuban Pemulung Putri Cempa dapat meningkatkan taraf hidup mereka, memiliki ketahanan ekonomi keluarga yang lebih baik, serta mampu mengembangkan unit-unit usaha kecil yang dikelola secara profesional dan transparan. (**)

link