April 15, 2026
Petani Kalongliud Dibekali Pengelolaan Keuangan dan Lingkungan Oleh PT Antam
Salah satu narasumber dari PT Antam Tbk UBPE Pongkor tengah memberikan pemahaman keuangan terhadap para petani. IST

NANGGUNG – Para petani di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mendapatkan pembekalan transfer knowledge program pengelolaan lingkungan dan keuangan, dari PT Antam Tbk UBPE Pongkor.

Pembekalan pengelolaan keuangan dan dan lingkungan diharapkan bisa membantu para petani dalam manajemen keuangan serta menjaga lingkungan.

Asisten Manajer CSR PT Antam Tbk UBPE Pongkor, Edi Ayuba mengatakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang sektor pertanian perlu ditingkatkan serta memahami bahaya Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan pengelolaan keuangan. 

“Jadi kegiatan ini kita selenggarakan melihat dari segi SDM masyarakat khususnya di Kalongliud biasanya petaninya itu. Petani bawaan ya, karenanya kita akan berikan pengetahuan untuk cara pengelolaan keuangan yang baik, ada pengolahan sampah, pengolahan limbah B3, serta pengenalan keanekaragaman hayati yang ada di wilayah sekitar,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Menurutnya, selain memberikan penerapan pengelolaan keuangan, jajarannya juga memberikan pemahaman terhadap ekosistem alam yang perlu dijaga dan dilestarikan.

“Jadi fungsi kita itu untuk menambah pengetahuan untuk para petani yang ada di sekitar Kecamatan Nanggung khususnya di Desa Kalongliud, untuk menambah pengetahuan dan memberi wawasan kepada para petani supaya lebih terbuka juga lebih memahami apa itu limbah-limbah yang berbahaya serta keragaman hayati yang patut dilindungi,” bebernya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa seusia memberikan pemahaman keuangan dan pengelolaan pertanian, jajarannya juga akan terus mendampingi para petani guna implementasi tepat sasaran.

“Itu pasti, setelah kita melakukan kegiatan ini, tim PT Antam itu akan menurunkan pendamping, memonitoring apa yang sudah diberikan itu berjalan atau  tidak,” jelasnya.

Ia juga berharap, agar ke depan para petani terbuka wawasannya serta menjaga ekosistem alam khususnya terhadap keaneka ragaman hayati.

“Harapannya untuk para petani agar lebih membuka wawasan petani mengenai pertanian, keuangan, bisa mengatur keuangan dan menjaga lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman mengatakan, bahwa kegiatan yang dipelopori oleh PT Antam Pongkor sangat membantu terhadap ekonomi para petani.

“Sebenarnya saya sangat berterima kasih dan bersyukur dengan dilaksanakannya, kegiatan ini bagian daripada program pengelolaan lingkungan, yang diinisiasi dan sponsori oleh PT Aneka Tambang  (Antam) TBK pongkor,” ujarnya.

Menurutnya, dalam kegiatan tersebut ada sekitar empat kelompok tani dan satu kelompok wanita tani yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Yang mana kegiatan ini adalah bagian dari pada untuk mengedukasi warga masyarakat yang notabene sebagai kelompok tani dan kelompok wanita tani,” bebernya.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri beberapa narasumber yang berkompeten dibidang keuangan, pengelolaan limbah dan pertanian.

“Kegiatan ini dihadirkan narasumber-narasumber yang berkompeten di bidangnya, yang mana narasumber tersebut ini langsung dari PT Antam, antaranya adalah kegiatan efesiensi energi, pengurangan penjernihan air, penurunan emisi, pengelolaan sampah, pengelolaan sampah B3 dan non-B3, dan para petani pun juga nanti akan edukasi tentang menangani tanggap perencanaan dan pengelolaan keuangan,” tegasnya.

Ia menuturkan, bahwa dengan adanya program tersebut tentunya bisa membantu dalam penanganan ketahanan pangan di wilayah Desa Kalongliud.

“Manajemen PT Antam yang sudah meluncurkan kebijakan yang sangat mendasar kebijakan yang sangat positif ya khususnya untuk mendukung gerakan ketahanan pangan yang ada di Desa Kalongliud,” tuntasnya.=FIR

link