Krjogja.com – JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menyerahkan jabatan Menteri Keuangan yang baru Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta, Selasa (9/9). Sri Mulyani juga mengucapkan selamat kepada Menkeu yang baru agar bisa menjalankan tugas sebagai bendahara negara dengan baik, demi mendukung program-program Presiden Prabowo. Terutama dalam mengelola keuangan negara adalah tugas yang sangat penting dan penuh tanggung jawab.
“Selamat mengemban amanat dan tanggung jawab yang sangat penting, yaitu mengelola dan menjaga keuangan negara dan memimpin Kementerian Keuangan. Semoga Pak Purbaya diberikan kemudahan dan sukses membantu Pak Prabowo,” ujarnya.
Baca Juga: NTP DIY Agustus 2025 Naik 1,13 Persen, Tanaman Pangan dan Perikanan Jadi Penopang
Kepada seluruh jajaran Kemenkeu, Sri Mulyani berpesan untuk terus menjaga keuangan negara sebagai instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
“Jalankan tugas sesuai amanah, profesional, kompeten, dan jaga integritas,” ujarnya.
Sri Mulyani juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama ia menjabat.
Baca Juga: Kemenag Raih WTP, Menag: Program Harus Berdampak Nyata dan Positif bagi Masyarakat
“Tidak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna. Pasti dalam menjalankan amanah ada kekurangan, ada kekhilafan. Dan untuk itu saya dengan rendah hati memohon maaf,” ujarnya.
Sri Mulyani juga mendoakan Purbaya diberikan kemudahan dan sukses membantu Presiden Prabowo Subianto. Ia juga menitipkan pesan bagi jajaran Kementerian Keuangan untuk terus menjaga keuangan negara.
“Kementerian Keuangan sebagai pilar stabilitas dan instrumen yang luar biasa penting untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Indonesia serta kemajuan bangsa,” ujar Sri Mulyani.
Sri Mulyani juga meminta seluruh jajaran di Kemenkeu untuk melanjutkan tugas dengan amanah profesional secara kompeten. Selain itu juga selalu integritas membantu pimpinan yang baru dan terus melaksanakan tugas dengan dedikasi.
“Saya pamit undur diri pagi hari ini dan mohon mulai saat ini menghormati ruang privasi kami atau ruang pribadi saya sebagai warga negara biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan yang baru Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, dirinya menyadari bahwa amanah ini tidak ringan karena dunia dihadapkan dengan tantangan yang semakin kompleks dari sisi geopolitik, teknologi maupun perubahan iklim. Dari dalam negeri pun, ada tantangan dari sisi program prioritas pemerintahan yang harus dikawal dan harus berjalan dengan mulus.
“Dengan kerendahan hati, saya mohon dukungan seluruh jajaran Kemenkeu untuk kerja bersama saya guna memastikan bahwa kebijakan fiskal tetap berperan sebagai instrumen yang kuat dalam menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.
Purbaya juga sampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada Sri Mulyani. Pasalnya, di bawah kepemimpinan Sri Mulyani, Kemenkeu berhasil menjaga stabilitas fiskal Indonesia, di tengah dinamika global, melakukan efisiensi anggaran dan mengawal program prioritas pemerintah hingga RAPBN 2026.
link
